Samsung Pamer Layar Flex Hybrid OLED Yang Bisa Dilipat dan Digeser di CES 2023

Samsung balik memperlihatkan teknologi layar terkini mereka di CES 2023. Layar terkini ini diucap dengan julukan Flex Hybrid OLED. Hebatnya, layar ini tidak cuma dapat dilipat, tetapi pula dapat digunakan dengan cara memindahkan di fitur.

Kemajuan teknologi sepanjang ini memanglah telah membuktikan teknologi layar yang fleksibel. Semacam layar bekuk serta layar gulung. Pasti, kita telah dapat menikmati teknologi layar bekuk lewat fitur semacam Galaxy Z Fold serta Galazy Z Flip.

Samsung Display, selaku anak industri yang meningkatkan teknologi ini, telah membuktikan sebagian teknologi layar terkini di CES 2022. Setelah itu, saat sebelum ini pula timbul rumor pertanyaan fitur Samsung Flex Slideable serta Samsung Flex Note.

Di CES 2023, Samsung Display memberitahukan teknologi layar fleksibel kombinasi, yang dapat dilipat serta digeser. Semacam telah diucap di atas, layar ini diucap dengan julukan: Flex Hybrid OLED.

Layar ini mempunyai dimensi 10, 5 inci dengan perbandingan 4: 3. Tetapi bila digeser pergi, layar ini jadi berdimensi 12, 4 inci dengan perbandingan 16: 10.

Dengan format dimensi semacam itu, layar ini memanglah lumayan sempurna buat pil. Paling utama bila tertuju buat kebutuhan hiburan.

Layar ini muncul di CES 2023 bersama 2 layar lain, ialah Flex Slideable Solo serta Flex Slideable Duet. Layar Flex Slideable Solo berdimensi 14 inci serta dapat dipanjangkan dari satu bagian jadi layar berdimensi 17, 3 inci. Yang tipe Duet pula seragam— memiliki layar 14 inci yang jadi 17, 3 inci— tetapi dapat diperpanjang dari 2 sisinya.

Teknologi layar fleksibel memanglah sedang lalu dibesarkan, walaupun sepanjang ini belum banyak fitur pelanggan yang memanfaatkannya. Melainkan yang dengan sistem bekuk, semacam di handphone bekuk Samsung serta merek lain, pula laptop semacam ASUS Zenbook 17 Fold OLED.

Baca Juga :   Harga Samsung Galaxy M51 Menggoda Dengan Spesifikasi Baterai 7000mAh & Kamera 64MP

Sebaliknya layar gulung sepanjang ini belum muncul dengan cara efisien serta masal. Terdapat sebagian rancangan yang timbul semacam LG Rollable. Tetapi, dalam permasalahan LG, handphone itu tertunda luncurkan sebab LG memanglah pergi dari pabrik ponsel pintar.

Alhasil walaupun Samsung Display membuktikan teknologi hybrid ini, belum terdapat agunan tentu bila teknologi ini muncul di fitur pelanggan. Walaupun sedemikian itu, memandang kemajuan teknologi serta mungkin konsumsinya pada fitur memanglah amat menarik.

sumber : fokusjabar.com

Related posts